Dalam ranah Feng Shui, kamar tidur merupakan salah satu ruang paling
penting di dalam rumah. Hal ini karena, sebagian besar waktu kita
dihabiskan di kamar. Di sini pula, kita mendapatkan energi 'chi' yang
bisa membawa pengaruh positif bagi ketenangan jiwa.
Erica
Sofrina, ahli Feng Shui dan penulis buku "Small Changes, Dynamic
Results! Feng Shui for the Western World" menjelaskan, pemilihan warna
tertentu, peletakan furnitur dan penambahan unsur yang tepat akan
menciptakan kamar tidur yang bisa menjadi 'suaka' untuk istirahat dan
mengisi energi positif. Berikut ini tips menata kamar sesuai Feng Shui,
seperti dikutip dari Care2:
1. Pemilihan WarnaDalam
filosofi Feng Shui, selalu ada dua komponen; Yin (tenang) dan Yang
(aktif) yang harus diperhatikan. Kamar tidur haruslah menjadi tempat
untuk istirahat, mengisi kembali energi, bukanlah tempat untuk banyak
beraktivitas seperti ruang kantor atau dapur. Area rumah yang satu ini,
harus bisa membuat penghuninya merasa senang dan rileks. Jadi,
warna-warna terang dan mencolok tidak cocok diterapkan di sini, karena
bisa mengganggu kenyamanan tidur.
Palet kelam dan earthy
merupakan warna-warna paling ideal untuk kamar tidur. Anda bisa memilih
berbagai gradasi warna seperti kuning pucat, kelabu tua, merah bata,
terakota, creamy peach atau aprikot (oranye lembut). Tone warna seperti
biru tua, hijau, hitam dan abu-abu terlalu 'dingin' dan hanya
direkomendasikan untuk aksen-aksen kecil di kamar tidur.
Warna-warna
tersebut, merepresentasikan elemen air dan bisa menciptakan kesan kamar
terlalu luas dan kurang membumi. Kamar tidur, adalah tempat untuk
peremajaan fisik serta jiwa, mengembalikan energi. Jadi sebaiknya
menghadirkan kesan earthy. Anda bisa menggunakan warna gelap berelemen
air hanya sebagai aksen kecil pada kamar. Misalnya pada pajangan kamar,
karpet, atau aksen garis di dinding.
Ingin membuat suasana kamar
lebih hangat dan sensual? Tambahkan unsur 'api' dari palet warna plum,
coral, terakota, merah berry atau burgundy. Tapi jangan jadikan
warna-warna tersebut sebagai komponen dominan di kamar Anda. Gunakan
warna ini untuk sarung bantal, keset atau lilin hias.
2. Unsur RomantisBila
ingin pasangan betah berlama-lama di kamar Anda, tempatkan objek-objek
yang berpasangan. Misalnya dua buah lilin merah, dua tangkai mawah dalam
vas, sepasang patung burung merpati, dua buah lampu tidur dengan model
sama atau dua meja hias di sisi kiri-kanan tempat tidur.
Anda
juga bisa menempatkan gambar-gambar romantis. Misalnya lukisan pria dan
wanita sedang bermesraan, atau lukisan surrealis yang menggambarkan
romantisme. Tak terlalu suka dengan lukisan? Anda bisa memilih
poster-poster film romantis klasik dari era 60-an.
3. KeamananSalah
satu unsur penting dalam penataan ruang menurut Feng Shui, adalah
mengutamakan rasa aman di kamar tidur Anda sendiri. Rasa aman, akan
membuat tidur Anda lebih nyenyak dan berkualitas.
Pindahkan semua
furnitur yang rentan menyebabkan kecelakaan dan cidera, terutama tempat
tidur dengan sudut-sudut yang tajam. Tempat tidur seperti ini berisiko
membuat tulang kering Anda terbentur, atau kaki tersandung. Pilihlah
tempat tidur dengan sudut membulat, atau jenis spring bed yang
pinggirannya diberi bantalan.
Jika terdapat kipas angin di
langit-langit kamar tidur Anda, sebaiknya jangan taruh tempat tidur
tepat di bawahnya. Putaran kipas angin yang tampak seperti pedang, akan
mengganggu ketenangan Anda saat dalam posisi berbaring. Kenapa? Karena
secara tidak sadar, Anda takut kipas angin tersebut sewaktu-waktu jatuh
menimpa Anda saat tidur. Bila punya budget lebih, sebaiknya pilih AC
dibandingkan kipas angin.
4. Peletakan Tempat TidurIdealnya,
tempat tidur harus berada pada posisi di mana Anda bisa melihat pintu
masuk kamar saat berbaring di atasnya. Tapi jangan taruh tempat tidur
tepat di depan pintu, karena energi yang datang dari luar kamar atau
lorong terlalu kuat dan bisa memengaruhi suasana hati bagi orang yang
sensitif akan keberadaan energi di udara. Jika memang tidak memungkinkan
untuk memindahkan posisi, usahakan pintu selalu tertutup saat Anda
tidur.
Bila tempat tidur berada di depan jendela, pilihlah tempat
tidur dengan sandaran besar, yang menimbulkan kesan 'melindungi'.
Pasang tirai dengan warna yang meneduhkan dan bisa mem-filter cahaya
dari luar kamar.
5. Pengaturan Barang-barangSebaiknya
tidak menyimpan terlalu banyak barang di kamar tidur. Banyaknya
perabotan akan membuat suasana kamar tidur pengap dan tidak nyaman. Anda
mungkin bisa menyimpannya di lemari, rak atau laci meja, tapi itu bukan
solusi yang paling tepat. Ingat, lemari Anda pun harus terorganisir
dengan baik agar saat membuka lemari, Anda jadi lebih bersemangat
menjalani hari. Bayangkan bila saat harus terburu-buru berangkat kerja
dan memilih pakaian, yang Anda dapati adalah lemari dengan tumpukan
pakaian tertata tak beraturan. Pasti akan menurunkan mood.
Agar
kamar selalu rapi terorganisir, pilih sedikitnya enam barang atau lebih
yang kira-kira tidak pernah Anda gunakan dua tahun belakangan ini.
Daripada menyimpannya terus di kamar, lebih baik taruh di gudang atau
pindahkan ke bagian rumah yang lain. Mungkin saja lebih berguna di situ.
Barang-barang
tidak terpakai sebaiknya jangan disimpan di bawah tempat tidur,
terutama senjata atau benda tajam. Jika memang kamar terlalu sempit dan
harus menaruhnya di situ, kumpulkan dulu barang-barang dalam satu
kontainer dan sortir yang masih dan tidak digunakan lagi. Pastikan
kontainer sudah diberi tanda dengan spidol marker dan mudah ditarik
keluar saat diperlukan.
6. Benda yang Sebaiknya Tidak Ada di Kamar TidurSebaiknya
tidak menempatkan televisi, alat-alat kantor, peralatan olahraga dan
cermin besar di dalam kamar tidur. Bekerja, olahraga dan menonton
televisi termasuk dalam aktivitas 'Yang', dan seharusnya dilakukan di
bagian rumah, yang menjadi tempat orang melakukan banyak aktivitas
--ruang keluarga, ruang kerja atau halaman belakang.
Bila kamar
Anda terpaksa harus berbagi dengan ruang kerja, pasanglah tirai atau
pembatas untuk menutupi laptop, kertas-kertas kerja dan dokumen kantor
dari posisi tempat tidur. Untuk alat olahraga dan televisi, memang sudah
seharusnya tidak ditaruh di kamar tidur, karena bisa mengganggu
dorongan untuk tidur dan beristirahat.
sumber : wolipop.detik.com